Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Sosok SF Wanita di Deliserdang Nekat Bakar Rumah Orang Tuanya

 

Safitri Wanita Di Deliserdng Yang Nekat Bakar Rumah Ornag Tuanya 

Suaritoto -  Seorang perempuan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara berinisial SF (35) ditangkap usai membakar rumah orang tuanya.


SF merasa kesal tak diberi uang untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.


Rumah orang tua SF yang terletak di Jalan Dwikora, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang nyaris tak tersisa.


Polisi membawa SF ke dinas sosial karena mendapat laporan wanita 35 tahun itu mengalami gangguan kejiwaan.


Setelah itu, ia akan menjalani pemeriksaan kejiwaan guna mengetahui secara pasti tingkat depresi yang dialaminya.


Jika hasilnya memang sakit jiwa, maka SF akan dimasukkan ke rumah sakit jiwa.


"Rencananya hari ini kita bawa ke dinas sosial dulu, abis itu baru kita cek ke RSJ bersama keluarganya. Pihak orangtuanya memaafkan, makanya kalau hasilnya betul ODGJ, dirawat disana,"kata Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Iptu Japri Simamora, Jumat (22/12/2023).



Baca Juga : Tewas di Tangan Besan dan Menantu, Dipicu Selisih Paham soal Bayi Berusia 6 Hari



Pasca kejadian pembakaran rumah sampai hari ini SF masih ditahan di Polsek Percut Seituan.


Petugas dan keluarganya terus memantau kondisinya, karena dikhawatirkan membahayakan tahanan lain.


Polisi tidak memproses pidana atas pembakaran rumah karena ibunya dan keluarga lainnya memaafkan.


Dari hasil pemeriksaan Polisi, SF diduga depresi sejak beberapa bulan lalu akibat kecanduan narkoba.


"Sudah beberapa bulan lalu dia depresi. Tapi soal kebakaran itu keluarga memaafkan dan minta supaya dicek kesehatan kejiwaannya,"ungkapnya.


Kepala Dusun Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Zulfan mengatakan, peristiwa terjadi pada Rabu (20/12/2023) sore.


Begitu melihat api, warga dan pemerintah setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.



Api baru padam ketika petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dan berhasil dipadamkan sebelum rumah hangus tak bersisa.


Dari informasi yang didapat pihak Desa, kebakaran diduga ulah dari SF anak pemilik rumah bernama R (65).


Pelaku selama ini mendapatkan uang untuk keperluan sehari-hari, tapi dipakai untuk membeli narkoba.



Ketika orangtuanya tidak memberi uang karena bekerja, ia ngamuk dan membakar rumah.


"Informasi yang kita dapatkan sementara, dia kesal selama ini disantuni sama mamaknya uang untuk keperluan sehari-hari. Uang tersebut untuk membeli narkoba,"kata Kepala Dusun.


Usai warga dan pemadam kebakaran selesai memadamkan api, Polisi datang mengamankan Safitri, terduga pelaku pembakaran rumah ibunya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama